🔥 Lowongan terbaru! Suaramahasiswa.info, Unisba- Malam kerap turun dengan cara yang tak biasa di Universitas Islam Bandung (Unisba), seakan gelapnya membawa sesuatu yang enggan ditinggalkan Ketika derap langkah terakhir mahasiswa memudar dan lorong-lorong hanya dihiasi lampu yang meredup, siapa pun yang masih bertahan akan merasakan bahwa mereka tidak benar-benar sendirian.
Dalam senyap yang menebal, udara acapkali berubah tanpa sebab, seolah kampus turut menahan napas bersama sesuatu yang berdiam di dalamnya
  • Lokasi: Jawa Barat
  • Provinsi: Bali
  • Gaji: Dirahasiakan
  • Jenis: Disesuaikan
  • Lulusan: DISESUAIKAN
  • Pengalaman: disesuaikan
  • Terbit: 2025-12

Suaramahasiswa.info, Unisba- Malam kerap turun dengan cara yang tak biasa di Universitas Islam Bandung (Unisba), seakan gelapnya membawa sesuatu yang enggan ditinggalkan

Ketika derap langkah terakhir mahasiswa memudar dan lorong-lorong hanya dihiasi lampu yang meredup, siapa pun yang masih bertahan akan merasakan bahwa mereka tidak benar-benar sendirian

Dalam senyap yang menebal, udara acapkali berubah tanpa sebab, seolah kampus turut menahan napas bersama sesuatu yang berdiam di dalamnya

Angin mendadak berhenti dan dari arah ambulans terhembus wangi lembut yang terasa asing, seperti sapaan dari sosok yang berdiri dekat meski tak terlihat

Bagi para petugas keamanan terutama koordinator driver ambulans Unisba yang kerap disapa Jeje, tahu kemana isyarat itu tertuju, kepada sosok yang mereka kenal sebagai “Si Tante Penunggu Ambulans”

Ia digambarkan sebagai sosok perempuan berusia sekitar 50 tahun, rambut bersanggul rapi, berkebaya merah, dan mengenakan kain samping bercorak yang memancarkan pesona perempuan Jawa tempo dulu

Konon, kemunculan si Tante bermula ketika Jeje yang sekaligus menjadi driver ambulans Unisba ditugaskan mengantar jenazah dosen Unisba ke Lamongan

Dalam perjalanan pulang menjelang malam, ia melihat sosok perempuan duduk tenang di kabin belakang pada kursi yang seharusnya kosong, dan saat itu ia menyadari bahwa penumpang yang ikut pulang bersamanya bukanlah manusia

“Sejak akhir 2010 ambulans ini saya bawa ke Lamongan untuk membawa salah satu jenazah dosen Fakultas Dakwah Unisba

Ada sosok perempuan duduk di belakang saya, tapi alhamdulillah hantunya tidak mengganggu hanya mengikuti dan ternyata dia betah ada di mobil,” ujarnya seolah mengakui bahwa sosok yang kini di panggil si Tante sudah lama menjadi bagian dari keseharian mereka

Namun, sosok perempuan itu bukan satu-satunya, sebab ada dua anak yang kerap terlihat di belakangnya seperti bayangan yang enggan berpisah

Seorang gadis berpostur seperti remaja dan bocah laki-laki yang tampak seperti menggunakan popok kerap mengikuti di belakangnya lalu perlahan lenyap seperti ditelan udara

Sejak saat itu, petugas keamanan Unisba beberapa kali terperanjat oleh kehadirannya

Satpam baru yang bertugas pun kerap menjadi sasaran dari tingkah iseng si penunggu ambulans, entah berupa bayangan yang berlalu atau kehadiran yang membuat tengkuk merinding

Ada satu kejadian yang tak pernah lepas dari ingatan sang pengemudi, ketika ia merasa dirinya tidak sendirian di dalam ambulans dan ada seseorang yang duduk di sampingnya, si Tante menatapnya dengan wajah datar hingga udara di sekitarnya ikut berubah

Tatapan itu hanya berlangsung sekejap sebelum sosoknya lenyap seolah terseret ke ruang yang tak pernah bisa dijangkau manusia

Ketika dirinya ditanya apakah ia takut, ia hanya tersenyum kecil yang lebih mirip seperti penerimaan daripada keberanian

“Kalau saya merasa takut, saya khawatir saya celaka

Saya bilang aja ke dia, kalau mau ikut ya ikut tapi jangan mencelakakan saya, “ ucapnya dengan penuh rasa yakin

Menurut cerita dari para satpam yang bertugas di malam hari, si Tante kerap menampakkan diri ketika kampus telah benar-benar sepi dan menjelang tengah malam

Mereka menyebutnya pemalu, namun justru sifat itulah yang membuat kehadirannya terasa semakin mengusik

Tanda-tanda kehadirannya pun beragam

Mulai dari harum bunga sedap malam, hingga perubahan suhu yang mendadak hangat layaknya hembusan napas

Pada akhirnya, keberadaannya dipercayai sebagaimana tiap orang memandangnya

Namun, saling menghargai tentu salah satu jalan yang dapat dilalui karena sejatinya manusia tetap hidup berdampingan dengan makhluk lain

Reporter: Dandi Pangestu Rusyanadi/SM Penulis: Dandi Pangestu Rusyanadi/SM Editor: Linda Puji Yanti/SM

Lowongan Kerja 1

Sosok Kebaya Merah Di Balik Pintu Ambulans Unisba – Kesempatan Karir Terbuka Lebar!

📋 DESKRIPSI LOWONGAN PEKERJAAN

1

Sosok Kebaya Merah Di Balik Pintu Ambulans Unisba merupakan posisi strategis di perusahaan yang berkembang pesat

Kami mencari talenta yang siap berkontribusi dalam tim dinamis dan inovatif

🏢 TENTANG PERUSAHAAN

Perusahaan telah berdiri >10 tahun dengan pertumbuhan konsisten

Budaya kerja kolaboratif, integritas, inovasi, dan komitmen pada keunggulan

🎯 TANGGUNG JAWAB UTAMA

• Melaksanakan tugas operasional sesuai deskripsi

• Berkolaborasi antardepartemen untuk mencapai target

• Analisis & pelaporan kinerja berkala

• Menjaga standar kualitas dan menerapkan best practices

💼 KRITERIA KANDIDAT IDEAL

• Minimal D3/S1 (fresh graduate dipersilakan)

• Pengalaman 1–2 tahun menjadi nilai plus

• Menguasai Office & analisis dasar

• Komunikasi baik, adaptif, teliti, manajemen waktu

🌟 KEUNGGULAN

• Gaji kompetitif + tunjangan

• Asuransi kesehatan, bonus kinerja

• Training & jalur karir

• Work-life balance & team building

📅 PROSES REKRUTMEN

1) Screening dokumen, 2) Tes/Assessment, 3) Interview user, 4) Interview manajemen, 5) Offering

⏰ JADWAL

• Periode pendaftaran: 11 December 2025 – 10 January 2026

⚠️ PERHATIAN

Rekrutmen TIDAK dipungut biaya

Waspada penipuan.

🚀 Tips: Siapkan CV terbaikmu & daftar sebelum kuota habis!

🔗 Sumber: https://suaramahasiswa.info/berita/feature/sosok-kebaya-merah-dibalik-pintu-ambulans-unisba